Singapura Kembangkan Jaringan Internet Berkecepatan 1Gbps

Belum lama ini kita mendengar bahwa jaringan internet 4G LTE sudah resmi digunakan di Indonesia yang diresmikan oleh Bapak Presiden kita Ir. Joko Widodo. Dan sekarang kita sudah marak melihat iklan-iklan dari provider penyedia layanan jaringan internet yang berada di Indonesia yang menjanjikan jaringan Internet 4G LTE.

Memang benar para provider tersebut menyediakan jaringan internet super cepat 4G LTE di Indonesia, namun jaringan internet 4G LTE memang belum merata di Indonesia, apalagi koneksi internet 4G LTE belum maksimal seperti yang diharapkan. Jadi anda jangan kaget ketika anda membeli paket internet 4G LTE namun tidak bisa anda pakai. Nah, berbeda dengan negara tetangga, Singapura, yang mana selalu selangkah lebih maju, terutama dalam hal jaringan internet, yang mana negara ini telah mengimplementasikan jaringan 4G LTE lebih dahulu dibandingkan Indonesia.

Dan kini kabarnya, Singapura sedang mengerjakan proyek terbaru mereka, terkait dengan jaringan terbaru 4G LTE di negaranya. Seperti yang dilansir dari CNET, Selasa (12/4/2016), dikatakan bahwa baru saja salah satu operator seluler, StarHub, bekerja dengan salah satu raksasa teknologi asal Tiongkok yaitu, Huawei.

 

05 (720 x 405)

 

Gambar diatas merupakan LampSite 2.0 dari Huawei yang akan digunakan StarHub pada jaringan 4G LTE di Singapura. Disebutkan bahwa StarHub yang bekerjasama dengan Huawei bakal melakukan peningkatan jaringan 4G LTE mereka, yang mana dikatakan bakal menembus kecepatan unduh hingga 1Gbps. Rencana ini dikabarkan bakal diselenggarakan pada tahun 2017 mendatang. Star Hub yang juga menjadi pesaing operator Sing Tel ini bakal mengguankan tower kecil buatan Huawei yang diberi nama LampSite 2.0.

Meski ukurannya bisa dibilang seperti router, LampSite 2.0 ini digadang-gadang mampu memberikan transfer data dari jaringan operator seluler hingga 1Gbps. Namun, karena ukurannya yang kecil itulah membuat daya jangkaunya tidak seluas jaringan internet pada umumnya. Rencananya, tower mungil ini bakal ditempatkan di pusat-pusat kota, seperti pusat perbelanjaan, mal, dan hotel. Beberapa pihak ada yang menyebut jaringan 4G LTE yang baru ini dengan nama 4.5G.

Pihak StarHub sendiri juga mengatakan bahwa dengan mengimplementasikan jaringan baru ini, dapat menampung pengguna hingga dua kali lipat, tanpa harus mengalami hilang sinyal atau buffering. Selain itu juga dikatakan, bila ditempatkan di tempat-tempat tertentu dengan skala besar, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan tower biasa.

Indonesia cukup jauh tertinggal dengan Singapura, Mengapa? Uji coba yang dilakukan XL menyebutkan jika pada kondisi sepi dan di titik-titik tertentu hanya mampu mencapai kecepatan hingga 33 Mbps sampai 36 Mbps, dan ketika jalur komunikasi sedang padat maka kecepatan akan turun drastis menjadi 6 Mbps sampai 15 Mbps.

Arief Rahman

Electrical Engineer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: