Pengertian Scanner

Selain mesin fotocopy yang sudah kita ketahui fungsinya untuk menduplikat sebuah dokumen. Ada juga sebuah perangkat komputer yang memiliki cara kerja yang hampir sama dengan mesin fotocopy, yaitu scanner.

 

Pengertian Scanner

Scanner adalah salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menduplikat atau menyalin gambar atau teks kedalam bentuk digital. Scanner dapat menduplikat sebuah objek dengan menggunakan sebuah sensor cahaya. Sensor tersebut dapat mendeteksi sebuah tulisan atau gambar dari objek yang sudah discan lalu kirimkan ke komputer dalam bentuk digital.

 

Cara Kerja Scanner :

cara kerja scanner 2

 

– Gambar yang akan dipindai diletakan di atas permukaan kaca pemindai.

– Sebelum gambar dipindai, komputer akan menentukan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu, jaraknya ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar di kaca pemindai. Ketika scanhead sedang bergerak scan menangkap cahaya yang dicerminkan dari area yang dipindai dengan ketelitian sekitar 1/90,000 inci.

– Lampu mulai menyala dan motor stepper akan mulai berputar untuk menggerakkan lampu hingga tepat berada di tempat objek.

– Cahaya lampu yang di pancar pada gambar akan segera dipantulkan pada bagian wilayah yang kosong atau berwarna putih tentunya akan memantulkan lebih banyak cahaya bila dibanding dari pada daerah yang tampak gelap atau mempunyai warna. Kemudian pantulan yang dihasilkan akan diteruskan oleh sejumlah cermin menuju lensa scanner.

– Pada pantulan cahaya tersebut akan menuju sensor CCD.

– Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang yang dipantulkan dan merubahnya menjadi tegangan listrik analog.

– Tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai digital oleh alat pengubah ADC (Analog to Digital).

– Sinyal digital dari sensor CCD akan dikirim ke logic board dan dikirimkan kembali ke komputer dalam bentuk data digital yang menunjukkan warna pada titik-titik gambar yang dipantulkan.

 

Fungsi Scanner

Scanner memiliki fungsi sebagai berikut :

– Memasukan file atau dokumen kedalam bentuk digital.

– Dapat menduplikat sebuah dokumen.

– Dalam bidang kesehatan scanning juga berfungsi untuk melihat organ bagian dalam manusia yaitu ultrasonografi (USG).

– Dapat mengirim fax

 

Jenis-jenis Scanner

Scanner juga memiliki beberapa jenis, sebagai berikut :

 

1. Scanner Drum

Drum Scanner

Jenis Scanner yang pertama adalah scanner drum. Sesuai dengan namanya, jenis scanner ini merupakan scanner yang bentuknya menyerupai drum, alias tabung. Scanner ini pada dasarnya merupakan jenis scanner yang luar biasa, terutama dari segi resolusi gambar yang dapat dihasilkan. Scanner drum ini sanggup untuk menghasilkan gambar dan juga hasil scan yang resolusinya mencapai 24.000 ppi atau pixel per inch. Ini berarti menunjukkan bahwa kualitas gambar yang dihasilkan melalui media scanner drum ini sangatlah luar biasa detail dan juga jelas, dan benar–benar high resolution.

Kelebihan :

– Mampu melakukan proses scanning pada dokumen dan juga objek datar atau kertas yang besar

– Minim getaran, sehingga hasil scan tidak akan mengalami distorsi dan getaran

– Sangat pas untuk memperoleh hasil gambar yang maksimal dari sebuah dokumen

– Berguna untuk melakukan scan terhadap dokumen kuno yang rapuh

Kekurangan :

– Bentuk fisik dari alat scanner yang sangat besar, membuat alat ini menjadi sangat tidak praktis untuk penggunaan sehari–hari

– Harga alat scanner yang luar biasa mahal, dan sulit pula untuk memperoleh drum scanner

– Keterbatasan dari objek yang bisa dipindai atau di scan.

 

2. Scanner Flatbed

Scanner flatbed

Jenis scanner berikutnya adalah scanner flatbed. Disebut sebagai scanner flatbed karena scanner ini merupakan scanner yang bentuknya rata dan juga datar, seperti tempat tidur. Ini merupakan jenis scanner konvensional yang umum dan banyak ditemui di dalam dunia perkantoran dan juga dunia scanning dokumen. Merupakan jenis scanner yang paling banyak digunakan, dan juga dimanfaatkan, karena memiliki ukuran yang kecil serta kompatibel dengan beberapa ukuran kertas standar, seperti legal dan juga letter, hingga kertas A3. Flatbed Scanner ini menggunakan teknologi CCD atau Charge Coupled Device sebagai mata yang dapat melakukan pemindaian terhadap dokumen yang ditempatkan di dalamnya.

Kelebihan :

– Harga relative lebih murah dibandingkan scanner lainnya

– Kompatibel dengan berbagai sistem operasi komputer

– Dapat menscan dan memindai jenis kertas apa saja yang memiliki ukuran pasti

– Hemat listrik dan juga daya

– Hasil resolusi dari objek yang cukup baik

Kekuangan  :

– Hanya dapat melakukan scan pada satu sisi objek saja

– Sangat tidak efektif dalam melakukan pemindaian dari banyak objek

 

3. Scanner Film

Scanner film (531 x 367)

Mungkin saat ini penggunaan teknologi film negative untuk menyimpan foto dan juga video sudah sangat jarang digunakan. Meskipun begitu, mungkin anda menginginkan kenangan lama anda yang masih berada dalam bentuk film negative untuk disimpan di dalam komputer anda, dan mencetak sewaktu waktu dengan menggunakan printer anda. Scanner film ini menggunakan teknologi yang sama seperti Scanner Flatbed, yaitu CCD sebagai mata yang melakukan pemindaian, namun dikhususkan untuk objek yang bentuknya adalah film negative.

Film Scanner ini sanggup untuk mengkonversi dan juga merubah objek yang tersimpan di dalam film negative menjadi bentuk digital, dan di simpan di dalam komputer anda.

Meskipun alat ini merupakan alat yang sangat berguna untuk kepentingan pribadi, namun demikian harga dari scanner film ini tergolong mahal, dan juga mungkin sedikit sulit untuk diperoleh. Berbeda dengan Scanner Flatbed yang bisa anda temui dengan mudah dimana saja. Film scanner juga memiliki fungsi yang terbatas, yaitu hanya mampu melakukan proses scanning pada bentuk film negative saja, dan bukan jenis dokumen lainnya.

 

4. Roller Scanner

Roller Scanner

Roller Scanner merupakan jenis scanner yang fungsinya sama seperti scanner flatbed, yaitu untuk melakukan pemindaian pada sebuah dokumen atau gambar yang secara fisik berbentuk lembaran atau objek yang mudah untuk dipindai. Perbedaan utama antara roller scanner dan juga scanner flatbed adalah dari metode yang digunakan.

Apabila scanner flatbed menggunakan teknologi CCD yang menjadi “mata” yang bergerak–gerak dalam memindai isi dokumen, maka roller scanner tidak menggerakkan matanya, melainkan dokumennya yang digerakkan. Cara kerjanya sama seperti printer, dimana dokumen atau kertas diletakkan pada ujung satunya, kemudian kertas tersebut akan masuk ke dalam mesin scanner, lalu keluar pada ujung satunya lagi.

 

Roller Scanner ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu :

– ADF Scanner (Automatic Document Feeder)

Adf Scanner

Scanner jenis roller yang ditujukan untuk penggunaan dokumen dalam jumlah yang banyak. Scanner ini memiliki wadah tersendiri untuk menyimpan dokumen yang akan di scan, lalu secara otomatis kesemua dokumen tersebut akan ditarik masuk ke dalam mesin Roller Scanner secara bertahap satu per satu.

Sangat efektif untuk digunakan di dalam kantor yang sangat sibuk, terutama bagian administrasi, yang harus sering mendokumentasikan dokumen ke dalam bentuk–bentuk digital.

 

– Scanner Sheet Feed

scanner feed

Sama seperti Scanner ADF, namun demikian scanner sheet feed ini tidak memiliki wadah penyimpanan dokumen. Hal ini membuat scanner sheet feed ini dapat digunakan dengan cara memasukkan kertas atau dokumennya satu per satu. Populer dengan nama Scanner Mobile atau Scanner Portable, Scanner Sheet Feed ini sangat praktis dan sangat mudah untuk dibawa–bawa. Selain itu, scanner sheet feed ini juga dapat digunakan hanya dengan menggunakan port USB pada komputer anda saja, sehingga akan mempermudahkan anda dalam melakukan proses pemindaian dimanapun, dan juga kapanpun.

Meski begitu, scanner sheet feed ini juga memiliki kekurangan, yaitu memiliki harga yang masih cukup mahal, adanya spare part tertentu yang harus diganti setelah beberapa kali penggunaan, serta scanner sheet feed ini juga sangat terbatas dalam hal ukuran dokumen yang akan dipindai.

 

5. Hand Scanner

Scanner Hand (450 x 450)

Cara pindai scanner jenis ini adalah menggerakannya dengan tangan secara manual pada suatu objek atau dokumen. Scanner ini bisa dibedakan dengan Scanner 3d (3 dimensi).

Kelebihan :

– Mobilitas yang tinggi menawarkan kemudahan dalam proses memindai suatu objek pada permukaan mana pun, dan harga yang cukup murah.

Kekurangan :

– Ketergantungannya dalam stabilitas tangan kita dalam melakukan pemindaian

– Permukaan pindai yang tidak rata dapat menghasilkan gambar yang terdistorsi sampai tidak terbaca.

 

6. Scanner 3D

Scanner 3d

Alat pemindai atau scanner, juga melakukan pengembangan teknologi 3D untuk memindai benda-benda yang diperlukan hingga dalam ukuran yang besar. Teknologi 3D adalah bisa merekam obyek gambar secara nyata, pas dengan ukuran aslinya, termasuk ketebalan, lebar, dan lekukan berbagai sisinya. Pada scanner 3D ini di lengkapi dengan teknologi scan yang canggih dengan memanfaatkan teknologi laser yang ditembakkan pada sebuah objek, yang disebut dengan 3D laser scanner. Scanner 3D juga sudah menggunakan kamera dan blitz untuk memindai benda-benda yang ukurannya kecil.

 

7. Scanner OMR dan OCR

Scanner OMR

Optical Character Recognition (OCR)  adalah aplikasi yang berfungsi untuk menscan gambar pada lembaran dan dijadikan teks, dan dilengkapi dengan aplikasi scanner. Dengan adanya OCR, lembaran yang bertulisan tangan, tulisan mesin ketik atau computer text, dapat dimanipulasi. Text yang discan dengan OCR dapat dicari kata per kata atau per kalimat. Dan setiap text dapat dimanipulasi, diganti, atau diberikan barcode.

Pemindai Optical Mark Reader (OMR) adalah perangkat membaca tanda pensil bulatan yang discan dalam bentuk kompatibel NCS bentuk seperti survey atau jawaban test. Bisa juga dijelaskan dalam bentuk pilihan ganda komputer. Dalam dokumen ini The Optical Mark Reader akan disebut sebagai pemindai atau OMR. Bentuk tes komputer yang dirancang untuk OMR NCS dikenal sebagai bentuk scan yang kompatibel. Tes dan survey selesai pada bentuk ini dibaca oleh pemindai, diperiksa dan hasilnya disimpan ke sebuah file. Data ini dapat di konversi menjadi output file dari beberapa format yang berbeda, tergantung pada jenis output yang anda inginkan. OMR biasanya digunakan untuk survey dan ujian (test).

Berbeda dengan OCR tingkat kebenaran OMR mencapai 100 persen. Beberapa perangkat OMR mengunakan bentuk-bentuk yang dicetak ke transoptic kertas dan mengukur jumlah cahaya yang melewati kertas, dengan demikian suatu tanda di kedua sisi kertas akan mengurangi jumlah sinar yang melewati kertas. Berbeda dengan perangkat OMR khusus, perangkat lunak Desktop OMR memperbolehkan user untuk membuat bentuk-bentuk mereka sendiri dalam pengolahan kata dan mencetaknya pada printer laser. OMR lunak yang kemudian bekerja dengan common pemindai gambar desktop dengan dokumen feeder untuk  memproses formulir yang diisi sekali.

 

8. Mobile Scanner Barcode

Mobile Scanner PLN

Dulu sering ada istilah pencatatan meter Sistem Tembak atau petugas pencatat meter PLN/ PDAM tidak datang ke rumah pelanggan dan proses pencatatan meteran pelanggan dilakukan dengan kira-kira sesuai dengan pemakaian rata-rata. Ini sangat merugikan pelanggan karena data tidak akurat dan dapat menyebabkan melambungnya biaya yang harus dibayar pelanggan.

Sistem pencatatan meter pelanggan dengan Mobile Scanner Barcode memastikan petugas pencatat meter dari PLN datang ke rumah pelanggan dan mencatat meteran sesuai dengan jumlah meteran di lapangan. Karena sebelum melakukan pencatatan meteran pelanggan, harus melakukan scan barcode pelanggan terlebih dahulu yang ditempel di setiap pelanggan. Barcode ini dicetak dan ditempel oleh PLN jadi tidak mungkin bisa di duplikasi. Setelah scan barcode, petugas baru bisa melakukan pencatatan meteran dan menyimpan datanya. Setelah selesai data tersebut di Upload di PLN dan tagihan rekening dibuat berdasarkan hasil pencatatan dengan Mobile Scanner Barcode tersebut.

 

9. Scanner Cek

Scanner Cek

Scanner cek digunakan untuk memindahkan cek dalam bentuk digital dan disimpan didalam komputer atau laptop. Dengan adanya scanner ini maka Anda bisa memindahkan keaslian cek.

 

10. Scanner Logam

Scanner Logam (450 x 450)

Bukan hanya kertas saja yang bisa dipindai namun logam juga bisa dipindai yaitu dengan menggunakan scanner logam. Scanner jenis ini berfungsi untuk memindai adanya logam pada benda-benda tertentu.

Beberapa jenis scanner tersebut sangat membantu masyarakat untuk memudahkan pekerjaan mereka. Scanner adalah salah satu alat penting yang harus dimiliki dalam perusahaan atau instansi, demikian juga untuk membantu Anda.

 

11. Scanner Manual Feeding

Scanner Manual Feeding

Bentuk scanner ini sangat mungil, harganya pun relatif murah, antara 1 hingga 3 jutaan. Lensa tidak bergerak, tetapi kertasnya yang bergerak. Kertas yang akan di-scan harus dipilih dan dimasukkan 1 demi 1, tidak dapat ditumpuk begitu saja seperti pada printer. Kecepatan scanning model scanner seperti ini mencapai 3 halaman per menit. Scanner ini cocok untuk scanning puluhan dokumen, tetapi akan cukup melelahkan anda bila digunakan untuk ratusan dokumen.

Firmansyah Agustyahna

Electrical Engineer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: