BIOS and UEFI

  • BIOS

BIOS Main (550 x 412)

Pengertian BIOS

BIOS atau Basic Input Output System secara gampangnya adalah software yang mengontrol beberapa hardware selama OS sedang booting, BIOS ditulis dalam bahasa Assembly dan BIOS tersimpan didalam chip memory yang dapat berupa ROM dan Flash Memory, BIOS berbahan Complimetary Metal Oxide Semiconductor (CMOS). Baterai CMOS ini berfungsi untuk menjaga pengaturan BIOS (Tanggal dan Waktu) kita tidak berubah kembali ketika computer dimatikan. Biar lebih simple BIOS akan menghubungkan hardware-hardware komputer saat komputer baru dinyalakan. BIOS juga mengatur konfigurasi dasar komputer agar tidak berubah.

 

Sejarah BIOS

Ngomongin tentang sejarahnya, BIOS telah ada sejak kurang lebih 30 tahun yang lalu. Semenjak ada, BIOS adalah bagian komputer yang paling lambat perkembangannya, kita sudah melihat bagaimana Processor yang sampai 8 Core, RAM PC bisa sampai 64 GB, VGA bermemory 12 GB dan lainnya. Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, BIOS pada CP/M dimua saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai “kehidupan” dalam tulisan Yunani (Βίος).

CPM (600 x 450)

Fungsi BIOS

Fungsi utama BIOS adalah pengirim sinyal yang bernama POST (Power On Self Test). Fungsinya adalah menginisialisasi dan identifikasi hardware komputer saat booting, BIOS juga berfungsi dalam memuat OS dan mensinkronasi OS dengan hardware.

 

Cara Kerja BIOS

Cara kerja BIOS dimulai dengan proses inisialisasi, dimana dalam proses ini kita bisa melihat jumlah memory yang terinstall, jenis hardisk dan kapasitasnya dan sebagainya. BIOS kemudian akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari Graphics Card. Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk dan kemudian melakukan pengetesan RAM yaitu memory count up test. Setelah semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS kemudian akan mencari lokasi booting device dan Sistem Operasi.

 

Komponen BIOS

– Program BIOS yang berfungsi merubah konfigurasi komputer

– Driver yang berfungsi mengatur hardware komputer untuk sistem operasi dasar 16-bit (DOS)

– Main Bootstrapper Program yaitu bagian computer yang memungkinkan komputer untuk booting kedalam sistem operasi yang terpasang

256px-Icon-dos.svg

 

Pembuatan BIOS

BIOS merupakan suatu chip yang diisikan dengan cara elektromagnetis (pencahayaan) dan disimpan dalam CHIP EPROM (Erasable Programmable ROM) atau EEPROM (Electrical Erasable PROM) sehingga dalam perkembangannya BIOS saat sekarang ini dapat di -update (kinerjanya dapat ditingkatkan)

BIOS Chip (250 x 150)

 

Beberapa Vendor BIOS

 

AMI BIOS

AMI BIOS Vendor (594 x 365)

Phoenix BIOS

Phoenix BIOS Vendor (504 x 284)

 

  • UEFI

UEFI Main (600 x 338)

UEFI atau Unified Extensible Firmware Interfaces merupakan standart firmware interface terbaru bagi komputer pengganti BIOS. UEFI merupakan pengembangan dari EFI Intel dan pengembang berjumlah 140 orang mengambil alih pengembangannya dan menamainya UEFI.
UEFI memiliki fungsi yang sama seperti BIOS. UEFI menghubungkan hardware dengan OS dalam sistem komputer. UEFI dibuat untuk mengatasi kelemahan dan batasan yang dimiliki oleh BIOS.

UEFI Ready (600 x 371)

Kelebihan UEFI

– Kelebihan UEFI yang paling menonjol adalah kecepatan saat bootingnya. Komputer dengan BIOS perlu waktu booting bermenit-menit sementara UEFI hanya butuh hitungan detik

– UEFI memiliki komunikasi yang lebih baik dibandingkan dengan BIOS, UEFI tidak memerlukan boot sector di hardisk.

– UEFI dapat menggunakan mouse didalamnya.

– secara visual UEFI memiliki tampilan yang jauh lebih cantik, elegan, dan atraktif.

– Konfigurasi dan overclocking UEFI lebih mudah mengingat didalam UEFI dapat digunakan mouse.

– Security UEFI lebih baik daripada BIOS. UEFI dapat melindungi pre-startup, pre-boot dan proses lainnya dari serangan bootkit.

– UEFI mendukung hardisk dengan kapasitas lebih dari 2.2 TB.

– UEFI dapat diprogram dan ditambahkan aplikasi dan driver didalamnya.

– BIOS berjalan di UEFI karena sebagian besar platform bakal support BIOS meskipun mereka menggunakan UEFI.

UEFI Logo (600 x 424)

 

Kelemahan UEFI

Kelemahan UEFI adalah umurnya yang masih muda. UEFI masih dalam tahan pemengbangan dan penyempurnaan. UEFI tidak didukung oleh semua OS, sebagian besar distro linux belum memanfaatkan UEFI.

BIOS VS UEFI

BIOS VS UEFI 2

 

BIOS VS UEFI 3

BIOS VS UEFI

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: