Asal Muasal Mouse Komputer

Pernahkah anda mempertanyakan alat kecil yang disebut mouse yang biasa anda gunakan ? Tentang bagaimana mouse tersebut bekerja dan asal muasalnya ? Benda tersebut memang berukuran kecil, jika tanpa benda itu bayangkan bagaimana anda menggerakan kursor pada komputer anda ? Ya, mungkin akan sulit anda menggunakan komputer anda. Karna itulah saya akan membahas pada kesempatan kali ini.

Mouse Komputer

Mouse atau biasa disebut tetikus dalam bahasa Indonesia, adalah nama alat yang berfungsi sebagai pointing device (penunjuk dan input) ke komputer oleh manusia. Secara fisik standarnya, mouse hadir dalam bentuk yang dapat digenggam oleh tangan dan dilengkapi dengan satu atau lebih tombol. Selain itu, mouse juga memiliki roda untuk menscroll halaman di display atau tambahan tombol yang menambahkan kemampuan ekstra-input. Pada prinsip kerja atau operasional paling dasarnya, mouse menggerakkan kursor yang tampil di display berdasarkan pergerakan mouse itu sendiri secara fisik. Fungsi pointing device dalam bentuk kursor di monitor display memang lebih diarahkan pada generasi sistem operasi yang berbasiskan GUI (Graphic User Interface) dalam hal interface dengan user (manusia).

 

Sejarah Nama Mouse

Nama “mouse” atau “tetikus” itu sendiri memang tidak langsung terpakai sebagai nama mouse yang lebih tertuju dengan nama binatang dibandingkan alat input untuk komputer. Istilah “mouse” sebagai pointing device pertama kali disebutkan dalam publikasi “Computer-Aided Display Control” oleh Bill English pada 1965. Satu hal yang menjadi pertimbangan nama “mouse” digunakan lebih disebabkan oleh faktor bentuk mouse yang mungil dilengkapi dengan dua hingga tiga tombol kecil dan memiliki kabel (buntut) yang hampir mirip dengan bentuk mouse (tikus) secara keseluruhan. Perkembangan berikutnya, penetapan nama baku mouse sebagai pointing device dalam GUI OS adalah “mice” atau “mouse” sebagaimana yang ditetapkan oleh Oxford Dictionaries dalam entry online-nya. Dalam penggunaannya, kadang penulis dokumen teknis menambahkan istilah “computer” maupun “devices”, seperti “mouse device” maupun “computer mice” atau “computer mouses”.

 

Generasi Awal Mouse

Perkembangan mouse tidak terlepas dari teknologi tracking dengan menggunakan bola (trackball) yang pertama kali ditemukan oleh Tom Cranston, Fred Longstaff, dan Kenyon Taylor. Mereka mendesain teknologi ini untuk proyek Royal Canadian Navy DATAR pada 1952. Namun, karena ini merupakan proyek rahasia militer, teknologi tracking ini tidak jadi dipatenkan. Di lain pihak, Douglas Engelbart dengan bantuan koleganya, Bill English di Standford Research Institute, secara independen menemukan protipe mouse pertama pada tahun 1963.

Model pointing device pertama ini mereka rujuk dengan nama “mouse” karena menggunakan model kabel yang terpasang pada bagian belakang, sehingga menyerupai buntut dan secara keseluruhan tampak seperti tikus pada umumnya. Penemuan mouse ini hanyalah sebagian kecil dari proyek Engelbart lain yang lebih besar, yang ditujukan sebagai alat pembantu manusia dalam interaksi dengan komputer. Beberapa alat eksperimental pointing device lainnya dari Engelbart yaitu mengeksploitasi berbagai pergerakan tubuh manusia. Namun, akhirnya mouse lebih sukses karena kenyamanan dan kesederhanaannya. Mouse pertama Engelbart berukuran cukup besar. Sebuah produk mouse sudah dikembangkan dan dipublikasikan oleh perusahaan Jerman, Telefunken. Tidak seperti Engelbart, model mouse dari Telefunken menggunakan tambahan bola (ball). Konsep dari model mouse Telefunken ini hingga sekarang masih dapat ditemukan dalam bentuk mouse trackball standar.

Yusuf Eko Winarto

He likes all about Computer, Networking, and Linux. His ambitions is to be a Network Engineer and System Administrator.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: